• Jl. Pasir Jambak No.4, Pasie Nan Tigo Padang

  • Facebook Fahutan UM Sumbar

  • Instagram Fahutan UM Sumbar

Dosen Fakultas Kehutanan UM Sumatera Barat Perkuat Kompetensi Nasional dalam ToF IHN 2.0 di Bogor

Peserta ToF IHN 2.0 di Bogor

Humas UM Sumatera Barat - Dalam upaya mendukung transformasi data kehutanan Indonesia yang lebih akurat dan transparan, dosen Fakultas Kehutanan Universitas Muhammadiyah (UM) Sumatera Barat bersama jajaran anggota Forum Pimpinan Lembaga Pendidikan Tinggi Kehutanan Indonesia (FORETIKA) mengikuti kegiatan Training of Facilitators (ToF) Inventarisasi Hutan Nasional (IHN) 2.0. Kegiatan berskala nasional ini diselenggarakan secara intensif pada tanggal 21-25 April 2026 di Aston Hotel, Bogor.

Pelatihan ini menjadi momen krusial bagi dunia akademik untuk menyinkronkan metodologi pengajaran dengan standar terbaru yang diterapkan oleh Kementerian Kehutanan. 

IHN 2.0 merupakan sistem inventarisasi mutakhir yang mengintegrasikan teknologi digital untuk memantau kesehatan dan potensi hutan secara real-time. Selama lima hari, delegasi dari UM. Sumatera Barat mendalami berbagai protokol teknis, meliputi:

1. Digitalisasi Data: Penggunaan aplikasi Collect Mobile untuk efisiensi input data dari lapangan langsung ke server pusat.

2. Akurasi Pengukuran: Penerapan metode baru dalam pengukuran biomassa, diameter pohon, serta inventarisasi flora spesifik seperti Bambu, Liana dan Rotan.

3. Metodologi Fasilitator: Teknik penyampaian materi (ToF) agar para dosen mampu mentransfer ilmu ini kembali kepada mahasiswa maupun praktisi kehutanan di daerah.

Keikutsertaan dalam forum yang diwadahi oleh FORETIKA ini mempertegas posisi Fakultas Kehutanan UM. Sumatera Barat sebagai mitra strategis dalam pembangunan sektor kehutanan. Kolaborasi antar perguruan tinggi kehutanan se-Indonesia ini bertujuan untuk menciptakan keseragaman standar data yang sangat vital bagi mitigasi perubahan iklim dan pengelolaan stok karbon nasional.

"Keterlibatan kami dalam ToF IHN 2.0 di Bogor ini adalah bentuk komitmen fakultas untuk memastikan kurikulum yang kami ajarkan selalu adaptif terhadap perkembangan teknologi global. Kami ingin lulusan mahasiswa Fakultas Kehutanan UM. Sumatera Barat siap terjun ke lapangan dengan standar kompetensi nasional tertinggi," ungkap Eko perwakilan dosen delegasi Fakultas Kehutanan UM. Sumatera Barat.

Sekembalinya dari Bogor, para dosen akan mengimplementasikan hasil pelatihan ini ke dalam praktik perkuliahan dan agenda penelitian. Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengelolaan kawasan hutan di Sumatera Barat melalui penyediaan data yang lebih saintifik, terukur, dan akuntabel.

Dengan tuntasnya kegiatan pada 25 April 2026 ini, Fakultas Kehutanan UM. Sumatera Barat optimis dapat terus berkontribusi dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus mendorong inovasi di bidang kehutanan yang berkelanjutan.

SHARE KE: